Simple, Soft, Delicious … “Beancurd”


Minggu pagi adalah waktu yang tepat untuk saya berolah raga. Salah satunya jalan pagi. Hari ini rute jalan pagi saya adalah Jl. Ir. H. Juanda, yang lebih dikenal dengan Jl. Dago.

Di Bandung beberapa minggu yang lalau telah dicanangkan yang namanya “car free day” (hari bebas kendaraan bermotor). Dan Dago adalah tempatnya. Melewati salah satu jalan utama kota Bandung yang bebas kendaraan bermotor alangkah nikmatnya! Orang-orang berbondong bersama teman, keluarga atau sendirian, seperti saya sekarang ini, menggunakan kesempatan ini untuk berolahraga. Ada yang bersepeda, bulu tangkis, joging atau jalan kaki.

Dan sayapun melewati sebuah Factory Outlet, dimana di halaman parkirnya terdapat beberapa pedagang makanan. Tapi yang paling menarik perhatian saya adalah pedagang Kembang Tahu! Wow! Seperti berabad lamanya saya tidak menikmati makanan ringan ini. Makanan yang simpel dan murah, terbuat dari sari kedelai plus kuah gula jahe. Ketika saya coba beli dan menikmatinya… hmm… rasanya tetap sama. Enak! Dan mengingatkan saya pada waktu dulu masih bersekolah. Makanan inilah yang menjadi jajanan faforit saya.

Oya. Bila pun Anda ingin mencoba membuatnya, inilah resepnya :

Bahan :
500 ml susu kedelai
600 ml air
1 bungkus agar-agar bubuk putih

Saus :
250 gr gula merah, sisir
150 ml air
50 gr jahe, memarkan

Cara Membuat :
Tahu Sutera :
Campur rata, susu kedelai, air, garam, dan agar-agar bubuk. Masak di atas api sedang sambil diaduk-aduk hingga mendidih dan agar-agar matang, angkat. Tuang agar-agar ke dalam loyang yang sudah dibasahi air matang, diamkan hingga beku.

Saus :
Didihkan air, gula merah, dan jahe hingga gula larut, angkat, saring.

Cara Menghidangkan :
Sendoki/potong-potong tahu sutra menurut selera, taruh dalam mangkok, siram dengan saus.
Hidangkan segera.

…………………………………………………………………………………………………………………

Sunday morning is the right time for my exercise. One is the morning walk. Today the route of my morning walk is Jl. Ir. H. Juanda, better known as Jl. Dago.

In Bandung, a few weeks ago has been declared the name “car free day” (day of free motor vehicle). And Dago is the place. Passed one of the main street of Bandung city that is free of motor vehicles it would be delicious! People in great with friends, family or alone, like me right now, use this opportunity to exercise. There are cycling, badminton, jogging or walking.

And I even passed a Factory Outlet, where in the parking yard there are several food vendors. But what concerns me most is the merchant “beancurd”! Wow! As long centuries I do not enjoy this snack. Foods that are simple and cheap, made from soya sauce plus sugar ginger. When I try to buy and enjoy it … hmm … it remains the same. Delicious! And it reminds me of old times in school. These foods become a hawker faforit salaha me.

Oh yes. If you also want to try to make it, here’s the recipe:

Material:
500 ml soy milk
600 ml water
1 packet gelatin powder white

Sauce:
250 gr palm sugar, shaved
150 ml water
50 gr ginger, crushed

How to Make:
Tofu Silk:
Mix, soy milk, water, salt, and agar-agar powder. Cook over medium heat, stirring frequently, boil and stir until gelatin cooked, remove from heat. Pour gelatin into the baking pan that has been moistened with boiled water, let sit until frozen.

Sauce:
Boil water, brown sugar, and ginger until the sugar has dissolved, remove, filter.

How to serve:
Spoon / diced silken tofu according to taste, place in bowl, flush with the sauce.
Serve immediately.

About bandoenglover


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: